Home » Melodi Terakhir Sang Muazin Subuh by Atim R Anjana
Melodi Terakhir Sang Muazin Subuh Atim R Anjana

Melodi Terakhir Sang Muazin Subuh

Atim R Anjana

Published October 2011
ISBN :
304 pages
Enter the sum

 About the Book 

Keinginan besar Najma Nainawa untuk memperdalam Islam belum tuntas meski sudah enam tahun nyantri di Karang Mujahidin. Kita-kitab kuning sebagai sumber ilmu khas pesantren tak ubahnya adalah bacaan yang hanya perlu dihafal tanpa harus dimaknai.MoreKeinginan besar Najma Nainawa untuk memperdalam Islam belum tuntas meski sudah enam tahun nyantri di Karang Mujahidin. Kita-kitab kuning sebagai sumber ilmu khas pesantren tak ubahnya adalah bacaan yang hanya perlu dihafal tanpa harus dimaknai. Ditambah lagi fakta-fakta ganjil yang membuat Najma kian jengah untuk tinggal dipesantren.Santri yang berebut minuman sisa Kyai demi ngalap (harap) barokah, kepercayaan turun-temurun bila santri terserang gudig (penyakit kulit yang menjijikan) artinya ilmu Kyai sedang mulai masuk, berbagai bentuk otoritas Kyai yang justru yang menjadikan pondok pesantren kian terpojokkan, tidak berkembang, membulatkan tekad Najma untuk tak lagi tinggal di pondok pesantren.Najma memilih pengembaraan akademis di kampus meski harus melawan kehendak abahnya. Nasib buruk yang menimpa Zahra Aulia, kakanya, membulatkan tekad Najma untuk menjadi pribadi yang lebih matang dan tangguh. Zahra dipaksa menikah dengan Kyai sepuh, diceraikan karena berselingkuh, pun setelah menikah untuk kedua kalinya Zahra harus rela dimadu.Pertemuan Najma dengan Azwan Azizy, sang muazin subuh sekaligus dosen di kampusnya menjadi mula masuk babak baru kehidupan. Najma menjadi sosok yang sangat akademis dan berprestasi di kampusnya. Akankah dunia kampus kian menjauhkan Najma dari pesantren? Sungguh tidak. Prestasi akademisnyalah yang mengantarkan Najma kembali ke pesantren, tempat dirinya lahir dan dibesarkan. Kisah cintanya yang memilukan kian menyadarkan Najma, bahwa setinggi-tinggi dan semulia-mulia cinta, adalah cinta sang Rabb.